UNFRIEND YOU.......

UNFRIEND YOU, begitu status facebookmu sore ini, dengan jantung yang mau copot berharap bukan aku yang kembali dihapus dari daftar pertemananmu. Searching nama di akun pribadiku, sekian detik muncul nama paling atas, mutual friend : 135, dibawahnya ada tulisan ADD FRIEND. Yap betul ternyata aku yang dihapus LAGI.

Ini yang kedua kali aku di unfriend sama kamu, rasanya seperti ada tsunami, gempa, gunung meletus, banjir bandang, lumpur lapindo dan badai semacamnya yang sering aku liat di tivi. Buat yang belum pernah ngerasain di unfriend sama sahabat dekat, jadi rasanya tuh kayag abis diputusin pacar yang pacarannya udah pake panggilan pipi-mimi, ummi-abi, mama-papa, ayah-bunda. Walaupun sebenarnya aku nggak pernah ngerasain putus sama pacar, yah tapi kira-kira gitulah rasanya. Udah bisa bayangin? Hancur berkeping-keping kan hatinya?..

Bagiku di unfriend untuk kedua kalinya adalah sesuatu yang sesuatu banget. Itu artinya orang yang unfriend aku sampe dua kali sudah yakin untuk menghapusku dari daftar sahabatnya dan tidak menginginkanku ada dihidupnya. Dulu ketika di unfriend pertama kali aku tau alasannya, tapi sekarang ? apa karena alasan yang masih sama? Atau ada alasan lain tiba-tiba menghapusku begitu saja?, padahal beberapa hari belakangan ini dengan telaten kamu masih tertawa menelponku.

Jika alasan kamu masih sama, karena kesalahan yang sudah ratusan kali aku akui dan ribuan kali aku meminta maaf padamu. Aku tau kamu sangat terluka karena kutinggalkan, aku tau kamu masih ingin kembali mengejar mimpi itu bareng. Aku sudah pernah meminangmu dengan hati yang tulus serta menyingkirkan embel-embel ego didadaku agar kita bisa melangkah bareng. Tapi kamu menolak kan?.

Setelah menolak untuk menjalaninya bersama, kamu mengabariku bahwa akan membuka mimpi baru supaya kita masih bisa bersama walau tidak satu atap. Aku antusias mendengarnya, walaupun semakin kesini ternyata mimpi yang sedang kamu bangun adalah mimpi yang juga sedang aku rangkai. Bukan hakku untuk melarangmu melakukannya, mungkin begitu yang kamu rasa saat aku dulu memutuskan untuk menjalaninya sendiri.

Aku menganggap diriku sudah cukup sabar menghadapimu setahunan ini, kamu tau aku orangnya nggak sabaran kan? Tapi cuma karena kamu aku rela menunggu kesempatan supaya kita baik lagi. Kesabaran ada batasnya, pepatah itu juga berlaku padaku. Setelah semua sikap cuek yang aku terima, sekarang saat yang tepat untuk melepasmu walau dengan berat hati. Aku pernah punya salah, tapi aku juga punya hati.

Dulu kamu yang paling nggak suka dijadikan ‘halte bus’ sekarang kamu yang menjadikanku halte bus. Kamu menghapusku sesuka hati kamu. Sebelum memutuskan untuk menghapusku, kamu nggak coba menjelaskan padaku. Kamu memilih untuk tidak menjadikanku sahabat lagi, aku gag bisa memaksamu. Hidup ini pilihan. Hidup hanya sekali. Dan hidup itu singkat. Aku nggak mau terus-terusan mengejar kamu untuk kembali menjadi sahabatku yang dulu. Aku juga nggak mau membuat kamu berulang kali kecewa karena aku.

Okey, sahabatku yang paling cantik, yang paling putih, yang paling gila, yang paling baik, yang paling suka ketawa, dengan ini aku nyatakan AKU IKHLAS MELEPASMU dan untuk terakhir kali maafkan semua kesalahan yang membuat hatimu luka. Aku menyayangimu tapi dengan melepasmu mungkin nggak akan ada lagi hati yang terluka.

Ketika kamu unfriend aku pertama kali kamu bilang supaya aku tidak lagi hadir diharimu, hari ini aku yang akan memintamu JANGAN HADIR LAGI DIHARIKU……..


*Maaf karena aku harus menulis kalimat terakhir itu.

Komentar

  1. tenang aja, masyih ada aku kok.
    ngoook.

    BalasHapus
  2. 21inchs : horeeeee masih ada kamuu..

    BalasHapus
  3. dulu aku pernah juga di unfriend, sampai sekarang belum di add lagi... ngak tau tuh orangnya ngilang kemana. :D

    BalasHapus
  4. yan : Mudahan diterima amal ibadahnya yahh... hehehe

    BalasHapus
  5. Pernah ngalami yg kaya gini hehe

    BalasHapus
  6. hmm kalau menurut sy selama masih bisa di perbaiki suatu hubungan tdk ada salahnya tetep di jalin,, y minimal msh silaturahmi,, salam sahabat,, sxalian izin follow

    BalasHapus
  7. cemunguuuudh eeaa kakaa~ :3, sahabat sejati pasti kembali :D

    BalasHapus
  8. al kahfi : aku udah ikhlas kog, nggak selamanya apa yg kita inginkan harus menjadi milik kita.. Aku folback yahh, thanks.

    Basyar Adnani : Makasih adee, sahabat sejati susah dicari..

    BalasHapus
  9. Kalo kata Bang Opick yang nyanyi tuch..
    'Teman Sejati hanyalah amal...' he..he...he
    salam kenal... ijin follow.. Follback bila Berkenan...terimaksh

    BalasHapus
  10. (Aku Bukan) Bang Thoyib : si amal temennya yah? kenalin dong.. hehe.. salam kenal juga, okey aku folback yah.

    BalasHapus
  11. wah wah , memutuskan tali silahturahmi bukannx itu gag baik ?? ayo di pikirkan lagi.....

    BalasHapus
  12. key elgibran : Sudah dipikirkan, aku nggak bisa memaksa seseorang buat tetap jadi sahabat aku. Itu pilihan dia.. :)

    BalasHapus
  13. kata sang bijak , manusia yg mulia adalah yg mau meminta maaf kepada sesamanx , tetapi lebih mulia lagi adalah manusia yg mau memaafkan kesalahan org lain.....berdamailah dgn pilihan hiidupmu....sis

    BalasHapus
  14. key elgibran : Sudah ribuan kali aku minta maaf dan dia nggak minta maafpun aku udah maafin dengan ikhlas, tapi itu pilihan dia meng UNFRIEND aku..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer